Deskripsi Jagung (Zea mays L)
Jagung
(Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting,
selain gandum dan padi. Penduduk beberapa daerah di Indonesia
(misalnya di Madura dan Nusa Tenggara) juga menggunakan jagung sebagai pangan pokok. Selain
sebagai sumber karbohidrat, jagung juga ditanam sebagai pakan ternak (hijauan maupun tongkolnya), diambil minyaknya (dari biji),
dibuat tepung (dari biji, dikenal dengan istilah tepung jagung atau maizena),
dan bahan baku industri (dari tepung biji dan tepung tongkolnya).( Anonom 2009b)
Jagung di
Indonesia kebanyakan ditanam di dataran rendah baik di tegalan, sawah tadah
hujan maupun sawah irigasi. Sebagian terdapat juga di daerah pegunungan pada
ketinggian 1000- 1800 m di atas permukaan laut. Tanah yang dikehendaki adalah
gembur dan subur, karena tanaman jagung memerlukan aerasi dan drainase yang
baik. Jagung dapat tumbuh baik pada berbagai macam tanah. Tanah lempung berdebu
adalah yang paling baik bagi pertumbuhannya. Tanah-tanah berat masih dapat
ditanami jagung dengan pengerjaan tanah lebih sering selama pertumbuhannya,
sehingga aerasi dalam tanah berlangsung dengan baik. Air tanah yang berlebihan
dibuang melalui saluran drainenase yang dibuat dinatar barisan jagung.
Kemasaman tanah (pH) yang terbaik untiik jagung adalah sekittir 5,5 - 7,0.
Tanah dengan kemiringan tidak lebih dari 8% masih dapat ditanami jagung dengan
arah barisan tegak lurus terhadap miringnya tanah, derigan maksud untuk
mencegah keganasan erosi yang terjadi pada waktu turun hujan besar,
Faktor-faktor iklim yang terpenting adalah jumlah dan pembagian dari sinar
matahari dan curah hujan, temperatur, kelembaban dan angin. Tempat
penanaman jagung harus mendapatkan sinar matahari cukup dan jangan terlindung
oleh pohon-Pohonan atau bangunan. Bila tidak terdapat penyinaran dari matahari,
hasilnya akan berkurang. Temperatur optimum untuk pertumbuhan jagung adalah
antara 23 - 27 C. (Anonime,2009)
b. Beda antara jagung biasa
dengan sweet corn
Jenis
tanaman jagung yang sering dikonsumsi adalah Sweet corn (Zea mays L. saccharata = jagung manis). Hasil produksinya yang merupakan
jagung muda apabila telah direbus mempunyai rasa enak dan manis Rasa manis ini
disebabkan oleh kandungan gulanya yang terlalu tinggi. Bahkan di Meksiko ada
beberapa varietas jagung yang digunakan untuk bahan baku pembuatan sirup. Di
samping itu ada gen yang resesif yang dapat mencegah perubahan dari gula
menjadi pati.
Jagung manis memiliki ciri-ciri,
biji yang masih muda bercahaya dan berwarna jernih seperti kaca sedangkan biji
yang telah masak dan kering akan menjadi keriput atau berkerut. Kandungan protein dan lemak didalam biji lebih tinggi dari jagung
biasa, sehingga banyak di usahakan secara
besar-besaran di Amerika.(AAK, 1993)
Di Indonesia, sweet
corn mula-mula di kenal dalam kemasan kaleng dari hasil impor.Sekitar tahun
1980-an barulah tanaman ini ditanam secara komersial meskipun masih dalam skala
kecil. Setelah berkembangnya toko-toko swalayan yang banyak menampung hasilnya,
sweet corn diusahakan secara meluas.

(a) (b) (c) Sweet corn termasuk keluarga Graminae dari suku Maydeae yang para mulanya berkembang dari jagung tipe dent dan flint. Jagung tipe dent disebut juga dengan jagung gigi kuda (Zea mays identata). Jagung ini mempunyai lekukan di puncak bikinya karena adanya pati keras pada bagian pinggir dan pati lembel pada bagian puncak biji.
Gambar 1. Jagung (Zea mays)
Sumber: www.Job’s Tears.htm (2007)
Jagung tipe flint disebut
juga jagung mutiara (Zea mays indurata).
Biji jagung ini berbentuk agak bulat, bagian luarnya keras dan licin. Bagian
luar yang keras ini disebabkan oleh bagian luar endosperm yang terdiri dari
pati keras. Dari kedua tipe jaging inilah jagung manis berkembang kemudian
terjadi mutasi menjadi tipe gula yang resesif.
Tinggi tanaman sweet
corn tidak banyak berbeda dengan jagung biasa. Namun, menurut Leonard dan
Martin (1963), sweet corn sedikit lebih pendek. Sweet corn termasuk tanaman
berumah satu dengan bunga jantan berwarna putih krem. Tanaman ini memiliku
jenis bunga yang bersifat. Bunga jantan mengandung banyak bunga kecil pada
ujung batangnya yang disebut tassel. Tiap bunga kecil tersebut terdapat tiga
buah benang sari dan pistil rudimenter. Bunga betina juga mengandung banyak
bunga kecil yang ujungnya pendek dan datar; pada saat masak disebut tongkol.
Setiap bunga betina mempunyai satu putik dan stamen rudimenter dengan sistem
perkawinan umumnya menyerbuk silang. Sweet corn mempunyai tipe pertumbuhan
dereminete
Tabel 1. Klasifikasi tanaman jagung
|
Tanaman jagung biasa
|
Tanaman jagung manis
|
|
Kingdom: Plantae
|
Kingdom: Plantae
|
|
Division: Magnoliophyta
|
Division: Magnoliophyta
|
|
Class: Liliopsida
|
Class: Liliopsida
|
|
Subclass: Commelinidae
|
Subclass: Commelinidae
|
|
Order: Cyperales
|
Order: Cyperales
|
|
Family: Poaceae
|
Family: Poaceae
|
|
Genus: Zea
|
Genus: Zea
|
|
Species : Zea mays (var. identata)
|
Species : Zea mays .L ( var. saccharata)
|
Menurut Koswara (1986), sifat manis pada sweet
corn disebabkan oleh adanya gen su-1 (sugary), bt-2 (brittle) ataupun sh-2
(shrunken). Gen ini dapat mencegah pengubahan gula menjadi zat pati pada
endosperm sehingga jumlah gula yang ada kira-kira dua kali lebih banyak
dibandingkan dengan jagung biasa. Secara fisik maupun morfologi, sweet corn
sulit di bedakan dengan jagung biasa. Perbedaan antara kedua jagung itu umumnya
pada warna bungan jantan. Bunga jantan sweet corn berwarna putih, sedangkan
pada jagung biasa kuning kecoklatan. Rambut para sweet corn berwarna putih,
sedangkan pada jagung biasa berwarna merah. Sweet corn mengandung lebih banyak
gula dan endospermnya daripada jagung biasa dan pada proses pematangan kadar
gula yang tinggi menyebabkan biji keriput. Keadaan keriput inilah yang
membedakan dengan biji jagung biasa.
Perbedaan lainnya
adalah sweet corn berumur lebih genjah dan memiliki tongkol lebih kecil
dibandingkan jagung biasa. Tongkolnya memiliki 2 atau 3 pasang daun yang tumbuh
di sisi kiri dan kanan. Sebenarnya, daun ini merupakan perpanjangan klobot
(kulit buah). Tongkol umumnya sudah siap dipanen ketika tanaman berumur antara
60 - 70 hari. Saat ini telah banyak beredar jenis-jenis sweet corn yang
berkualitas tinggi. Beberapa jenis yang di kenal di Indonesia antara lain
Hawaian super sweet, Honey bantam series, Honey pearl, Honey jean II, Dendy and
White Knight. Karbohidrat dalam biji jagung mengandung gula pereduksi (glukosa
dan fruktosa), sukrosa, polisakarida dan pati. Menurut Koswara (1986), kadar
gula pada endosperm sweet corn sebesar 5 - 6% dan kadar pati 10 - 11%.
Sedangkan pada jagung biasa hanya 2 - 3% atau setengah dari kadar gula sweet
corn. Menurut Kamil (1982), gula yang disimpan dalam biji sweet corn adalah
sukrosa yang dapat mencapai jumlah 11%.(anonim 2009 d).
Tabel 2 Perbedaan kandungan gizi Jagung Biasa
dengan Sweet Corn
|
Zat Gizi
|
Sweet Corn a)
|
Jagung Biasa b)
|
Satuan
|
|
Energi
|
96
|
129
|
Kal
|
|
Protein
|
3,5
|
4,1
|
gr
|
|
Lemak
|
1,0
|
1,3
|
gr
|
|
Karbohidrat
|
22,8
|
30,3
|
gr
|
|
Kalsium
|
3,0
|
5,0
|
mg
|
|
Fosfor
|
111,0
|
108,0
|
mg
|
|
Besi
|
0,7
|
1,1
|
mg
|
|
Vitamin A
|
400
|
117
|
SI
|
|
Vitamin B
|
0,15
|
0,18
|
mg
|
|
Vitamin C
|
12
|
9
|
mg
|
|
Air
|
72,7
|
63,5
|
gr
|
a)
USDA Agr. Hand Book No.8 Composition of Food Raw,
Processed Prepare, 1963
b)
Direktorat Gizi, Departemen Kesehatan, 1979
DAFTAR
PUSTAKA
AAK, “Teknik Bertanam Tanaman Jagung”,
Yogyakarta : Konisius, 1993
(Anonima 2009) Diabetes Melitus. Diakses dari http://id.wikipedia.org/wiki/Diabetes_mellitus
yang direkam pada 14/09/2009 14:24 GMT
(Aninomb,2009)Jagung.
Diakses dari http://id.wikipedia.org/wiki/Jagung yang direkam pada 25/08/2009 14:57
GMT
(Anonimc,2008)Saran diet Untuk Penderita Diabetes .
diakses dari http://badanideal.blogspot.com/2008/09/saran-diet-untuk-penderita-hipertensi_08.html yang
direkam pada 14/09/2009 15:31 GMT
(Anonimd,2009) Cigadog Farm. Diakses dari http://cigadog-farm.blogspot.com/2009/05/cigadog-farm.html
yang direkam pada 14/09/2009 15:01 GMT
(Anonimf,2009) Waspadai gula darah tinggi Diakses dari http://matanews.com/category/health-care/ yang direkam pada 14/09/2009 15 : 01 GMT

